<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Autumnwindy's Weblog</title>
	<atom:link href="http://autumnwindy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://autumnwindy.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Feb 2011 13:04:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='autumnwindy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Autumnwindy's Weblog</title>
		<link>http://autumnwindy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://autumnwindy.wordpress.com/osd.xml" title="Autumnwindy&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://autumnwindy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bahasa Nasional (belum) Milik Kita Bersama (dimuat di majalah Isola Pos Mei 2010)</title>
		<link>http://autumnwindy.wordpress.com/2011/02/07/bahasa-nasional-belum-milik-kita-bersama-dimuat-di-majalah-isola-pos-mei-2010/</link>
		<comments>http://autumnwindy.wordpress.com/2011/02/07/bahasa-nasional-belum-milik-kita-bersama-dimuat-di-majalah-isola-pos-mei-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2011 13:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>autumnwindyalwasilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://autumnwindy.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Bahasa Nasional (belum) Milik Kita Bersama Oleh Autumn Windy Alwasilah Arus globalisasi dan modernisasi saat ini menyebar dengan cepat. Keberadaannya memberikan dampak positif dan negatif. Menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Membawa keuntungan dan kerugian. Di satu sisi globalisasi dan modernisasi memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat, mempermudah pendapatan informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, menumbuhkan dinamika yang &#8230; <a href="http://autumnwindy.wordpress.com/2011/02/07/bahasa-nasional-belum-milik-kita-bersama-dimuat-di-majalah-isola-pos-mei-2010/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=autumnwindy.wordpress.com&amp;blog=2160688&amp;post=11&amp;subd=autumnwindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahasa Nasional (belum) Milik Kita Bersama<br />
Oleh Autumn Windy Alwasilah</p>
<p>Arus globalisasi dan modernisasi saat ini menyebar dengan cepat.   Keberadaannya memberikan dampak positif dan negatif.  Menimbulkan pro  dan kontra di masyarakat.  Membawa keuntungan dan kerugian.  Di satu  sisi globalisasi dan modernisasi memberikan peningkatan kualitas hidup  masyarakat, mempermudah pendapatan informasi, ilmu pengetahuan,  teknologi, menumbuhkan dinamika yang terbuka dan tanggap terhadap  unsur-unsur pembaharuan, tapi di sisi lain, dua hal tersebut merusak  budaya nasional dengan 3F, food, fashion, dan fun dari budaya asing.<br />
Globalisasi dan modernisasi memudahkan masuknya pengaruh budaya asing ke  suatu bangsa, termasuk pengaruh kepada bahasa yang ada, khususnya di  Indonesia.  Masyarakat merasa lebih tinggi derajatnya saat menggunakan  bahasa asing dalam komunikasinya sehari-hari.<br />
Fakta yang terjadi saat ini adalah masyarakat Indonesia memiliki  kecenderungan untuk tidak berbahasa dengan baik.  Mengapa hal serupa ini  bisa terjadi?  Pertama, pengaruh masuknya bahasa asing yang tidak  terkontrol; kedua, kurangnya kesadaran dan kepedulian mereka yang  generasi muda pada pentingnya bahasa nasional; ketiga, banyak masyarakat  yang kurang berpendidikan.  Tidak melanjutkan sekolah berkutik di  bahasa ibu mereka yang di Indonesia dominasi oleh bahasa daerah.<br />
Berarti, pihak berwenang dalam hal ini gagal membangun kebijkan bahasa  yang mengatur  bahasa pertama, bahasa kedua, atau bahasa asing.  Padahal  saat ini kita hidup di dunia multikultural dan multibahasa.  Bahasa  menjadi media dalam interaksi sosial yang mana akan berlanjut pada  saling mempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki suatu gagasan.  Ralph  Linton berkata bahwa hal paling penting dalam memperlambangkan budaya  sampai mencapai tarafnya saat ini adalah bahasa.  Kemahiran masyarakat  berbahasa nasional yang baik akan menjadi aset dalam pemertahanan  kedaulatan suatu bahasa nasional, yang akan berpengaruh dalam ketahanan  budaya menghadang pengaruh negatif arus globalisasi dan modernisasai.   Jika hal negatif tersebut dibiarkan terlalu lama, maka dampaknya cepat  atau lambat akan merugikan kita.  Bahasa nasional kita akan punah.  Kita  akan kehilangan jati diri kita.  Kedaulatan bahasa nasional kita akan  dipertanyakan.  Apakah kekuasaan tertinggi kebahasaan ada pada bahasa  nasional kita?  Bukti apabila kita telah menegakkan kedaulatan bahasa  nasional adalah kita sudah tidak lagi dikalahkan bahasa asing dalam  bahasa yang kita gunakan sehari-hari.  Seperti dalam pergaulan, rapat,  pidato dan sebagainya.<br />
Untuk mengalahkan pengaruh negatif prajurit-prajurit bahasa asing, maka  mulai saat ini mari kita bahu-membahu menghimpun kekuatan prajurit  bahasa nasional untuk menegakkan kedaulatan bahasa nasional.  Hal-hal  yang termasuk ke dalam pengupayaan ketegakkan bahasa nasional yaitu:<br />
1.	semua warga Indonesia wajib untuk menguasai bahasa nasional, terutama bahasa tulis,<br />
2.	berupaya semampu mungkin untuk menghindari penggunaan istilah asing dalam penggunaan bahasa nasional,<br />
3.	memupuk kebanggaan terhadap bahasa nasional,<br />
4.	para pemimpin panutan dalam berbahasa,<br />
5.	peranan guru dan orang tua, dan<br />
6.	peranan Pusat Bahasa.<br />
Syarat pertama, mengapa bahasa tulis?  Selama keadaannya masih utuh,  tulisan seseorang akan dapat dibaca oleh orang lain kapanpun dan  dimanapun.  Berbeda dengan bahasa yang diucapkan secara lisan, bahasa  tulisan tidak akan mudah punah.  Untuk menjaga kelestarian bahasa harus  ada bahasa tulisan, karena bahasa lisan tidak hanya mudah punah tapi  juga akan mudah dilupakan.  Ilmu bahasa diperlukan untuk keterampilan  hidup.  Alwasilah (2006) berpendapat ‘Membangun budaya adalah membangun  pendidikan.  Dan ruh pendidikan adalah baca-tulis’.<br />
Kedua, kata-kata istilah dalam bahasa Indonesia didominasi oleh serapan  dari bahasa asing.  Penggunaan bahasa asing yang sudah diindonesiakan  mulai dikenal khalayak ramai.  Hal ini menjadi peluang untuk menegakkan  kembali kedaulatan bahasa nasional.  Manfaatkan kerja keras Pusat  Bahasa, jika tidak, penggunaan bahasa nasional akan semakin  ditinggalkan, tidak bernilai, dan pada akhirnya akan hilang.<br />
Ketiga, kebanggaan akan kemilikan kita terhadap bahasa nasional sudah  sepatutnya tertanam dalam relung jiwa kita, karena bahasa nasional  adalah salah satu alat pemersatu bangsa, dan Bangsa Indonesia memperoleh  kemerdekaannya juga dengan jasa bahasa nasional, yaitu bahasa  Indonesia.  Penduduk asli Amerika hampir kehilangan bahasa nasionalnya  yaitu bahasa Indian karena tidak dapat mempertahankannya.  Bahasa  Aborigin di Australian terancam punah juga karena bangsanya tidak dapat  mempertahankan kedaulatannya dengan baik.  Jangan sampai hal tersebut  menerpa bahasa nasional kita.<br />
Keempat, pemimpin, dalam konteks ini adalah pemimpin negara, presiden,  memiliki tanggung jawab penuh sebagai suri tauladan yang baik.  Beliau  lah yang sering tampil di muka publik, pemimpin atas sejumlah jiwa,  orang nomor satu dalam sebuah negara, wajib baginya untuk menjadi  panutan.  Terkait dengan rancangan Undang-Undang Kebahasaan, Presiden  diwajiban menggunakan bahasa Indonesia dalam acara kenegaraan.<br />
Kelima, menurut teori behavioristik, seorang individu akan dibentuk oleh  lingkungan hidupnya, yaitu tempat tinggal.  Untuk membangun individu  yang mampu memperkokoh kedaulatan bahasa nasional, maka kita harus  membelajarkan anak berbahasa nasional yang baik.  Lingkungan kedua bagi  anak-anak dalam berkomunikasi satu sama lain adalah sekolah.  Guru  adalah orang tua murid di sekolah.  Guru dalam konteks ini khususnya  guru bahasa Indonesia, memiliki tanggung jawab penuh untuk mengajarkan  keterampilan berbahasa kepada anak didiknya, agar tidak ada lagi  kegoyahan daulat bahasa nasional, seperti yang terjadi saat ini.   Apalagi saat ini guru-guru bahasa dan sastra dilatih, dibina, dan  ditingkatkan kualifikasinya.<br />
Keenam, prestasi Pusat Bahasa saat ini sudah banyak terlihat.  Terbitnya  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi ke-empat menjadi bukti  kinerja Pusat Bahasa selama ini.  Adanya kegiatan Pemilihan Duta Bahasa  juga, akan membantu merealisasikan cita-cita bersama, yaitu menegakkan  kembali kedaulatan bahasa nasional.<br />
Tidak ada larangan bagi kita untuk menggunakan bahasa asing atau bahasa  daerah, bahkan itu diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, tapi  gunakanlah dalam konteks yang tepat.  Gunakan bahasa-bahasa tersebut  apabila dibutuhkan, dan dalam bahasa yang baik yaitu sesuai dengan  situasi.  Kecintaan terhadap bahasa nasional harus dijadikan nomor  wahid, tanpa menyepelekan bahasa daerah atau asing.<br />
Untuk itu, saat ini pihak yang berwenang memiliki tanggung jawab baru  untuk merancang dan membentuk ulang struktur pembelajaran bahasa  nasional dalam suatu bangsa agar lebih bergengsi, bermartabat, dan  berjati diri bangsa.  Hal ini harus difokuskan pada kemahiran  menggunakan bahasa yang benar, jelas, efektif, dan sesuai dengan fungsi  bahasa Indonesia sebagai alat ekspresi diri, alat komunikasi, alat  integrasi, dan alat adaptasi serta kontrol sosial.</p>
<p>Referensi</p>
<p>Alwasilah, A. Chaedar. (2005). Pokoknya Menulis. Bandung. Kiblat<br />
Alwasilah, A. Chaedar. (2006). Pokoknya Sunda. Bandung. Kiblat.<br />
Dohiri, Taufiq Rohman, dkk. (2006). Antropologi 2 Sekolah Menengah Atas Kelas XII.  Jakarta. Yudhistira.<br />
Kurniawan, Khaerudin. (2009). “Politik Pengajaran Bahasa Indonesia yang  Bermartabat”, Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Perspektif Pendidikan.  Bandung. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FPBS UPI.<br />
Ridwan, Effendi &amp; Elly Malihah. (2007) Panduan Kuliah Pendidikan  Lingkungan, Sosial, Budaya dan Teknologi. Bandung. CV. Yasindo Multi  Aspek.</p>
<div>
<div><a href="http://autumnwindy.files.wordpress.com/2011/02/img00092-20110107-1403.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-12" title="IMG00092-20110107-1403" src="http://autumnwindy.files.wordpress.com/2011/02/img00092-20110107-1403.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/autumnwindy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/autumnwindy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/autumnwindy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/autumnwindy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/autumnwindy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/autumnwindy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/autumnwindy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/autumnwindy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/autumnwindy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/autumnwindy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/autumnwindy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/autumnwindy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/autumnwindy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/autumnwindy.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=autumnwindy.wordpress.com&amp;blog=2160688&amp;post=11&amp;subd=autumnwindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://autumnwindy.wordpress.com/2011/02/07/bahasa-nasional-belum-milik-kita-bersama-dimuat-di-majalah-isola-pos-mei-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de3eadc1d4b2cacd70033fdbbf34e0fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">autumnwindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://autumnwindy.files.wordpress.com/2011/02/img00092-20110107-1403.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG00092-20110107-1403</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Howdy!</title>
		<link>http://autumnwindy.wordpress.com/2011/01/25/howdy/</link>
		<comments>http://autumnwindy.wordpress.com/2011/01/25/howdy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2011 00:25:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>autumnwindyalwasilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://autumnwindy.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Hello bloggers. this is my first post in 2011. how do you do? Let&#8217;s start this day with our bright smile. have a nice day! &#160;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=autumnwindy.wordpress.com&amp;blog=2160688&amp;post=9&amp;subd=autumnwindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hello bloggers. this is my first post in 2011.</p>
<p>how do you do?</p>
<p>Let&#8217;s start this day with our bright smile. have a nice day!</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/autumnwindy.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/autumnwindy.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/autumnwindy.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/autumnwindy.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/autumnwindy.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/autumnwindy.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/autumnwindy.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/autumnwindy.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/autumnwindy.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/autumnwindy.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/autumnwindy.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/autumnwindy.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/autumnwindy.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/autumnwindy.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=autumnwindy.wordpress.com&amp;blog=2160688&amp;post=9&amp;subd=autumnwindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://autumnwindy.wordpress.com/2011/01/25/howdy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de3eadc1d4b2cacd70033fdbbf34e0fd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">autumnwindy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
